Cerita Perjalanan ke Royal Selangor Malaysia Bersama Global Leadership Program (GLP)

Perjalanan ke Malaysia lewat Global Leadership Program (GLP) dari kampus jadi salah satu pengalaman yang sampai sekarang masih sering keingat. Bukan cuma karena ini perjalanan ke luar negeri, tapi karena banyak hal baru yang saya pelajari, lihat, dan rasakan secara langsung. Salah satu momen yang paling saya tunggu dan ternyata paling berkesan adalah saat kami berkunjung ke Royal Selangor Pewter.

Hari itu, suasana cukup santai tapi penuh rasa penasaran. Saya pribadi belum pernah melihat langsung bagaimana proses produksi sebuah brand besar yang namanya sudah dikenal dunia. Yang saya tahu, Royal Selangor adalah produsen pewter terkenal dari Malaysia. Tapi setelah datang ke tempatnya, saya sadar kalau Royal Selangor bukan sekadar brand besar, tapi juga tempat belajar yang sangat berharga.

Kesan Pertama Sampai di Royal Selangor

Begitu sampai, kesan pertama yang langsung terasa adalah tempatnya rapi, bersih, dan tertata dengan baik. Tidak terasa seperti pabrik yang kaku, tapi lebih seperti ruang edukasi yang nyaman. Lingkungannya tenang dan bikin betah untuk berkeliling sambil memperhatikan setiap sudutnya.

Kami mulai dengan mendengarkan cerita singkat tentang sejarah Royal Selangor yang ternyata sudah berdiri sejak tahun 1885. Jujur, saya cukup kaget mendengar angka itu. Bayangkan, sebuah perusahaan bisa bertahan lebih dari seratus tahun dan tetap relevan sampai sekarang. Dari situ saja saya sudah mulai berpikir, pasti ada nilai besar yang mereka pegang dengan kuat.

Melihat Langsung Proses Produksi yang Penuh Detail

Bagian yang paling menarik buat saya adalah saat melihat langsung proses produksi Royal Selangor. Awalnya saya mengira semuanya serba mesin dan otomatis. Tapi ternyata, banyak proses masih dilakukan secara manual oleh tenaga manusia.

Saya melihat para pengrajin bekerja dengan sangat fokus. Mulai dari membentuk bahan, menghaluskan permukaan, sampai ke tahap finishing, semuanya dikerjakan dengan tangan dan ketelitian tinggi. Tidak ada yang terlihat terburu-buru. Setiap orang seolah benar-benar memahami apa yang sedang mereka kerjakan.

Di momen itu, saya langsung sadar kalau kualitas tidak datang begitu saja. Ada proses panjang, kesabaran, dan konsistensi di balik setiap produk yang dihasilkan. Royal Selangor benar-benar menunjukkan bahwa sentuhan manusia masih punya peran besar dalam menghasilkan karya berkualitas.

Produk yang Tidak Sekadar Bagus, Tapi Berkelas

Setelah melihat proses produksinya, kami juga melihat hasil produknya secara langsung. Royal Selangor memproduksi banyak jenis barang, mulai dari peralatan makan, dekorasi rumah, souvenir eksklusif, sampai piala dan penghargaan.

Yang bikin saya kagum, semua produknya terlihat rapi, halus, dan detailnya sangat diperhatikan. Tidak ada kesan asal jadi. Kami juga dijelaskan bahwa setiap produk harus melewati quality control yang ketat. Kalau ada sedikit saja cacat, produk tersebut tidak akan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Dari sini saya belajar bahwa menjaga kualitas itu bukan soal sekali jadi, tapi soal komitmen jangka panjang. Royal Selangor memilih untuk konsisten menjaga standar, meskipun itu berarti prosesnya jadi lebih panjang.

Fakta yang Bikin Merinding: Royal Selangor dan Piala F1

Salah satu cerita yang paling bikin saya takjub adalah ketika kami diberi tahu bahwa Royal Selangor pernah membuat piala Formula 1 (F1). Saat mendengar itu, saya langsung merasa, “Oh, pantas saja kualitasnya seperti ini.”

F1 adalah ajang balap internasional dengan standar yang sangat tinggi. Bisa dipercaya membuat pialanya jelas bukan hal yang mudah. Fakta ini jadi bukti nyata bahwa Royal Selangor bukan hanya terkenal, tapi juga benar-benar diakui kualitasnya di tingkat dunia.

Buat saya pribadi, ini jadi pelajaran besar bahwa kepercayaan global dibangun dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Sepulang dari Royal Selangor, saya jadi banyak berpikir. Tentang proses, tentang kualitas, dan tentang bagaimana sebuah brand besar bisa bertahan begitu lama. Saya jadi lebih menghargai proses di balik sebuah karya, sekecil apa pun itu. Kunjungan ini juga membuat saya sadar bahwa dalam dunia kerja atau bisnis, yang penting bukan cuma hasil akhirnya, tapi juga bagaimana prosesnya dijalani. Royal Selangor mengajarkan bahwa kesabaran, ketelitian, dan menghargai tenaga manusia adalah hal yang tidak boleh diabaikan.

Perjalanan ke Royal Selangor Malaysia bersama Global Leadership Program bukan cuma sekadar agenda kunjungan industri, tapi jadi pengalaman belajar yang sangat berarti buat saya. Banyak pelajaran yang mungkin tidak akan saya dapatkan hanya dari membaca buku atau mendengar penjelasan di kelas. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan ini. Semoga cerita ini bermanfaat buat kalian yang sedang mencari referensi atau inspirasi, dan bisa jadi salah satu rekomendasi destinasi liburan edukatif saat berkunjung ke Malaysia.

Dokumentasi : 

  

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama